Malang, 5 November 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan serta menumbuhkan semangat literasi dan kreativitas ekonomi di lingkungan kampus, Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang (Unisma) menyelenggarakan kegiatan “Bazar Buku dan UMKM 2025”. Acara berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 5–6 November 2025, pukul 08.00–16.00 WIB, bertempat di halaman Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Unisma.
Kegiatan ini menggabungkan semangat literasi dengan inovasi kewirausahaan. Puluhan penerbit buku, pelaku UMKM, serta komunitas literasi turut ambil bagian dalam bazar. Selain menyediakan bahan bacaan berkualitas dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi ruang pemberdayaan mahasiswa melalui gerakan wirausaha kreatif.
Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Unisma menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perpustakaan dalam menghadirkan layanan yang inklusif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Melalui Bazar Buku dan UMKM, kami ingin menjadikan perpustakaan sebagai pusat aktivitas literasi, ekonomi, dan sosial. Tidak hanya membaca, tetapi juga menumbuhkan semangat berkarya dan berdaya,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, kegiatan diperkaya dengan beberapa agenda unggulan, yaitu:
- Apresiasi Pemustaka Terbaikkepada mahasiswa atau pengguna yang aktif berkunjung dan melakukan peminjaman buku selama satu tahun terakhir.
- Pemeriksaan kesehatan gratis, bekerja sama dengan Klinik 193 Universitas Islam Malang, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan sivitas akademika.
- Peresmian fasilitas RFID (Radio Frequency Identification)sebagai salah satu inovasi baru perpustakaan dalam rangka optimalisasi layanan. Teknologi ini memungkinkan proses sirkulasi peminjaman dan pengembalian buku menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien, sekaligus meningkatkan kenyamanan pemustaka dalam mengakses layanan perpustakaan.
Bazar Buku dan UMKM 2025 terselenggara atas dukungan berbagai mitra seperti Perpustakaan Nasional RI, Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (APPTNU), Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI), WorldCat, serta International Federation of Library Associations and Institutions (IFLA).
Melalui kegiatan ini, Unisma menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya literasi, kolaborasi, inovasi teknologi, dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan akademik.
